Tips untuk Keluarga yang ingin Traveling

tulisan ini aku buat ketika berada di kampung halaman pada saat mudik lebaran 2014. karena pada tahun ini aku menjalani perjalanan terpanjang yaitu selama 3 hari 4 malam via jalur darat.

sebelumnya, dari kota batam aku ke pekanbaru untuk berkunjung ke rumah keluarga suami di riau. setelah acara silaturahim selesai aku putuskan (dan memang sudah direncanakan sebelumnya) untuk naik bus mudik ke keluarga di jawa.

namun alangkah sialnya ketika bus yang akan kutumpangi tidak jadi berangkat di hari ke 2 lebaran. si agen bus menipuku, 650ribu melayang. beruntung saudara saudara membantu agar aku bisa pulang.

disini aku ambil pelajaran pertama
#1 jangan pernah percaya agen dan calo bus dimanapun, kapanpun, seramah apapun orangnya. tetap berpikir logis ketika mencari tiket dan percaya hanya pada agen resmi.

naik bus bersama anak balita tentu akan sangat merepotkan. si kecil tentu butuh ke kamar kecil, bab, makan, minum, dll. pelajaran kedua adalah
#2 siapkan barang-barang kebutuhan si kecil sebaik-baiknya jangan sampai ada yang ketinggalan. kalau dibuat list, barangnya seperti :
– baju dan celana ganti (banyaknya tergantung lama perjalanan yang akan ditempuh. 1 hari minimal 1 stel baju)
– jaket
– pampers (bagi balita yang belum bisa ke toilet sendiri)
– susu plus tempat minum dan air mineral (termos kecil kalau anak tidak suka dingin)
– tissue
– snack (snack berat : biskuit dan roti, snack ringan : kacang, camilan2)
– sepatu plus sandal (untuk cadangan jika kaki anak terlalu panas)
– bantal kecil (kalau bis tidak menyediakan dan perjalanan memakan waktu lama)
– mainan anak (yang ringan dibawa dan disukai anak)

memang sedikit ribet untuk membawa barang barang tersebut selama perjalanan. tapi kenyamanan anak adalah prioritas. jika anak menikmati perjalananya maka ortu pun akan menikmatinya.

setelah sampai di bogor, bus transit dan aku harus menunggu selama 9 jam untuk bus yang menuju ke kampungku. bukan main menunggu 9 jam itu. melelahkan sekali.
pelajaran ke #3 ketika beli tiket bus tanyakan apakah perjalanan langsung atau transit dan lamanya transit bus di perhentian.

terakhir, ketika melakukan perjalanan bersama keluarga dengan segala tetek bengeknya sifat asli manusia akan muncul. disini perlu kepala dingin agar perjalanan tetap menyenangkan. dan yang paling penting adalah tetap menjaga solat sewaktu dalam perjalanan agar diberi keselamatan dan perlindungan dari Yang Maha Kuasa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s