Sekilas Tentang Bintan dan Batam

Pulau Bintan dan Batam adalah dua dari seribu lebih pulau yang ada di propinsi Kepulauan Riau. Dari seribuan pulau tersebut masih ada yang belum berpenghuni bahkan belum bernama. Kepri ditetapkan sebagai propinsi sejak tahun 2002 dan beribukota di Tanjung Pinang. Ada 5 kabupaten dan 2 kota yaitu Kab.Bintan, Kab.Anambas, Kab. Natuna, Kab. Lingga, Kab. Karimun, Kota Batam, dan Kota Tanjung Pinang.

Tanjung uban adalah salah satu kota di kawasan utara P. Bintan yang cukup ramai mengingat di sini terdapat pelabuhan yang menghubungkan Bintan dan Batam. Ada pula tambang gas PT Pertamina, dan kawasan industri Lobam yang membuat roda ekonomi disini berkembang. Namun bagi pendatang, harga beberapa bahan pokok disini (yang rata-rata impor) terbilang agak mahal. Demikian juga dengan jajanan matang seperti bakso, mie ayam, nasi padang dan penyetan semuanya dijual mulai 10.000 per porsi.

Terlepas dari hal tersebut, Bintan mempunyai potensi wisata yang bagus. Pantai-pantai disini berpasir putih dan landai. Di Lagoi, yang terletak sekitar 1 jam dari Tanjung Uban, terdapat beberapa resort. Namun wisatawan lokal hanya bisa masuk di salah satu resort tersebut yakni Nirwana Garden Resort. Selebihnya ekslusif untuk turis mancanegara. Didalam resort ini ada hotel, conference room, mini zoo, bahkan ada juga gajah yang siap membawa wisatawan mengelilingi resort dengan pemandangan pantai yang menakjubkan.

Berbeda dengan Bintan dan eksotisme pantainya, Batam adalah kota metropolis dan industri. Di setiap kawasan terdapat Industrial Park yang rata-rata merupakan perusahaan PMA, mayoritas dari Singapura, Jepang, dan beberapa dari Amerika. Di setiap kawasan pula terdapat pusat perbelanjaan dan mall. Tak terhitung banyaknya mall di sini, lengkap dengan hotel dan klub malamnya.

Walaupun pertumbuhan ekonomi memiliki potensi yang cukup besar, masalah yang harus segera dipecahkan di Batam ini adalah penanganan sampah dan kasus humantrafficking. Tak heran ada orang yang membuat akronim BATAM (Bila Anda Tiba Anda Menyesal). Tapi bagi para pendatang Batam masih memberi kesempatan dan harapan untuk maju jika mampu tabah meniti karir atau usaha. Ippho Santoso dan Jaya Setiabudi contohnya yang percaya BATAM = Bila Anda Tabah Anda Menang.
Batam, 5 Juni 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s