Masjid UIN

Sabtu, 9 Oktober 2010

Terdampar di masjid UIN Sunan Kalijaga. Masjid yang mewah, seni arsitekturnya begitu menonjol, setiap sudut dalam masjid ini mungkin (pengamatanku sebagai orang awam) mempunyai arti tersendiri. Dilengkapi dengan lampu gantung 8 buah, masjid ini mempunyai kaligrafi di setiap sudut tembok di lantai 2 serta lafal asma’ul husna dalam bentuk hiasan dinding menempel ditembok.

Nuansa timur tengah terasa, sebelum masuk ke masjid ada jalan melingkar menuju tempat wudhu. Namun, yang paling berbeda di masjid ini adalah sebutannya yang juga menjadi ‘laboratorium agama’.  Memang kabar burung yang kedengar, UIN Suka memperoleh dana hibah berlimpah dari negara timur tengah pasca gempa 2006 lalu.

Yah,… masjid ini jadi salah satu masjid kampus yang megah di kota yogya ini. Sebelumnya aku pernah solat di masjid kampus UMY, masjid kampus UGM, masjid kampus, STIE WW, dan tentu saja masjid kampusku sendiri, UNY.

Hari ini agendaku adalah ikut tabligh akbar oleh ust. Yusuf mansyur di UMY tapi Allah rupanya belum berkehendak aku kesana. Aku tersesat bersama adikku, dan tertangkap hujan akhirnya aku memutuskan beristirahat di sini, di masjid ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s